Prodi Aqidah dan Filsafat Islam mengadakan Visiting Lecturer yang dilaksanakan di Gedung Perkuliahan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, Jumat, 5 November 2021. Acara yang dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi dan juga sebagai wujud dari MoA dari kedua belah pihak. Acara Visiting Lecturer ini diawali dengan sambutan Kaprodi AFI Fak.Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang bapak Jamhari, M.Fil.I, pada sambutanya beliau mengharapkan agar kegiatan-kegiatan akademis seperti ini bisa dikembangkan lebih lanjut, baik dalam bentuk pertukaran dosen, narasumber dalam beberapa kegiatan dan juga bisa saling mengisi jurnal Prodi masing-masing, dan juga kegiatan akademik lainnya. Kaprodi sangat antusias akan ini dan sangat mengharapkan kedepan bisa hadir di Fak.Ushuluddin dan Studi Agama-Agama UIN Imam Bonjol Padang.
Selanjutnya sambutan Kaprodi AFI Fak.Ushuluddin dan Studi Agama-Agama UIN Imam Bonjol Bapak.Dr. Amril,M.Ag, yang sangat gembira bisa mengisi kegiatan Visiting Lecturer pada Prodi AFI Fakultas Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang. Dan beliau sangat mengharapkan kehadiran Prodi AFI Fak.Ushuluddin UIN Raden Fatah bisa berkunjung ke Fak.Ushuluddin dan Studi Agama-Agama UIN Imam Bonjol Padang. Dan kegiatan ini selanjutnya diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan kegiatan Visiting Lecturer, sebagai narasumber adalah bapak Dr. Amril, M.Ag.
Visiting Lecturer ini bertemakan tentang Filsafat Qur’ani Fazlur Rahman, dibuka langsung oleh Kaprodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dan dihadiri puluhan mahasiswa AFI, Sekprodi AFI Uin Raden Fatah dan Imam Bonjol dan juga dosen Prodi Aqidah dan Filsafat Islam yang dilaksanakan secara offline dan online dengan menerapkan protokol kesehatan dengan mengatur jarak antar peserta dan mengenakan masker.
Dalam pembahasannya Dr. Amril, M.Ag membicarakan tentang kecenderungan filosofis teori Double Movement Fazlur Rahman. Sesuai dengan namanya, teori ini memiliki dua gerakan ganda. Pertama, gerakan dari situasi kontemporer ke situasi pewahyuan al-Qur’an. Kedua, dari situasi pewahyuan kembali ke situasi kontemporer.
Acara yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang ini diakhiri dengan pembaharuan penandatanganan perjanjian kerjasama antara dua prodi Aqidah dan Filsafat Islam dari dua universitas ini oleh kedua kaprodi.(jh)